Senin, 17 Agustus 2020

CARA SIMPLE MENGAKIKAHKAN ANAK DENGAN MEWAKILKAN ATAU MENYERAHKAN KE PONDOK PESANTREN



Subang -  17/08/2020 salah seorang warga mengAkikahkan 1 ekor kambing ke Ponpes BAROYA AL-MUSRI yg bertempat di kp. Limaratus desa sindangsari kec kasomalang Kabupaten Subang,

Aqiqah merupakan salah satu ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Begitu pentingnya ibadah ini sampai-sampai Rasulullah SAW bersabda :“Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya.” (HR. Abu Dawud). 

Maksud dari “tergadaikan” adalah jika anaknya diaqiqahi akan terlepas dari gangguan jin sewaktu kecilnya, dihindarkan dari mara bahaya. Ada juga yang mengatakan agar orang tua mendapat syafaat dari anaknya kelak.

Definisi Aqiqah
Menurut bahasa, Aqiqah artinya memotong. Pada dasarnya adalah rambut yang terdapat pada kepala bayi ketika bayi tersebut keluar dari rahim ibunya. Rambut itu dinamakan aqiqah.

Adapun secara istilah aqiqah ialah hewan yang disembelih karena bayi yang dilahirkan. Hewan sembelihan itu dinamakan dengan Aqiqah karena hewan tersebut disembelih pada hari mencukur rambut bayi.


Hukum Melaksanakan Aqiqah
Aqiqah merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan. Oleh karena itu seorang ayah hendaklah berusaha untuk mengerjakannya. Imam Ahmad pernah berkata tatkala ditanya oleh putranya, Shalih Bin Ahmad tentang seseorang yang tidak memiliki harta untuk melaksanakan aqiqah. Bolehkan ia berhutang demi melaksanakan tepat pada waktunya atau menunda pelaksanaannya hingga mendapatkan kelonggaran. Maka beliau berkata, “Pertimbanganku yang paling berat adalah sebuah hadits yang aku diriwayatkan oleh Samrah : “Seorang bayi tergadaikan dengan aqiqahnya.” Aku lebih senang jika ia berhutang daripada menunda pelaksanaannya, semoga Allah memudahkan pembayaran hutangnya, karena ia telah berusaha menghidupkan sunnah Rasulullah dan mengikuti apa yang beliau bawa.

Aqiqah Setelah Dewasa
Orang tua boleh melaksanakan aqiqah untuk anaknya walaupun mereka sudah baligh. Hal itu dikarenakan aqiqah merupakan tanggung jawab orang tua dan tidak ada batasan kapan akhir pelaksanaannya. Adapun hadits Rasulullah yang menyatakan bahwa : “Beliau menyembelihkan hewan aqiqah untuk Hasan dan Husain pada hari ketujuh dan memberi nama keduanya. ” Adalah menunjukkan waktu yang paling utama, bukan pembatasan waktu pelaksanaannya.



(Andi wijaya)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

8 SIFAT WANITA TERBAIK BERIKUT INI