Selasa, 18 Agustus 2020

Cinta dalam Diam, 5 Hal ini Akan Membuatmu Merasa Lebih Kuat


Jatuh cinta merupakan hal yang paling sering membuat kita kebingungan, salah tingkah, berbunga-bunga namun kadang juga menguras air mata. Rasa cinta yang kita miliki untuk seseorang yang istimewa di hidup kita memang tak bisa disalahkan, meski kadang menyakitkan.

Seperti menyimpan rasa cinta diam-diam yang terkadang kita alami, dimana kita tidak bisa memilih untuk mencintainya namun hati kita bersikeras bahwa dialah orang yang sanggup membuat jantung kita berdegup kencang. Tak jarang, cinta dalam diam berakhir rasa kecewa karena ternyata si dia sudah ada yang punya.

Tidak semua orang mampu atau mau mengungkapkan rasa cintanya, dengan berbagai alasan dan pertimbangan. Bagi kamu yang memilih untuk mencintainya dalam diam, berikut lima hal yang akan menjadikanmu lebih bersemangat dan kuat.

1. Yakin bahwa Tuhan telah mengatur segalanya, termasuk jodoh


Jangan khawatir, semua akan indah pada waktunya.

Mungkin kata-kata tersebut memang benar adanya. Karena cinta bukan hanya tentang kita dan orang yang kita cintai, melainkan juga tentang campur tangan Tuhan. Sekeras apapun mencoba, kalau ternyata dia bukan jodoh kita maka tidak akan bersatu. Demikian pula, semakin kita mencoba untuk menjauh jika ternyata dia lah yang Tuhan gariskan untuk melengkapi hidup kita dia akan tetap menjadi milikmu.

2. Berusaha terus memantaskan diri

Daripada menangis tidak jelas dan mengurung diri dari pergaulan sosial, alangkah lebih baik jika kita memperbaiki diri sendiri. Mengintrospeksi segala kekurangan yang kita miliki untuk kita benahi sedikit demi sedikit. Belajarlah untuk memantaskan diri karena jodoh tidak lain merupakan cerminan diri kita sendiri.

3. Tidak ambil pusing meskipun dia tidak mengetahui perasaanmu


Tergesa-gesa mengungkapkan perasaan kita pada orang yang kita cintai ialah hal yang kurang bijak. Kenapa? Jika tindakan tersebut tidak dilakukan dengan pertimbangan yang matang, maka kamu harus siap dengan beberapa konsekuensi yang timbul. Jika si dia menerima cintamu, mungkin tidak akan ada permasalahan yang berarti.

Namun, jika dia tidak menerima perasaanmu dan justru malah menghindari dan menjaga jarak darimu, di situlah kesabaran mu akan semakin diuji. Rasa ketidaknyamanan, perasaan bersalah, bingung bagaimana harus menyikapinya merupakan segelintir dari kekhawatiran yang menggelayut di benakmu. 


4. Menyibukkan diri dengan kegiatan yang positif


Dengan melakukan kegiatan-kegiatan positif seperti melukis akan membuat dirimu lebih fokus dan tidak memikirkan tentang si dia. Berusahalah untuk memberi kesempatan pada dirimu sendiri untuk berkembang, menghasilkan karya-karya daripada nangis sesenggukan di kamar.

5. Menghabiskan banyak waktu bersama sahabat dan keluarga

Sebelum kamu menemukan pasangan hidupmu, perbanyaklah waktumu untuk sekedar berkumpul dan bersenda gurau bersama sahabat dan keluarga dekat. Karena mereka lah orang-orang yang setia pada saat kamu kesusahan. Meski hanya sebatas pergi traveling atau makan bareng itu akan membuatmu lebih bahagia karena kamu yakin selalu ada orang-orang yang mencintaimu sebelum kamu meninggalkan mereka setelah kamu hidup bersama pasanganmu.

Nah, itu dia beberapa hal yang sebaiknya kita lakukan agar cinta dalam diam itu tidak membuat kita bermasalah justru malah membuat kita semakin dewasa.


Penulis: Andi Wijaya


Mengetahui hukum dan Arti Aqiqah


Santrikreatifbaroyaalmusri.blogspot.com
(Andi wijaya, M Nugraha A Y, Darul Muttaqin)

Senin, 17 Agustus 2020

CARA SIMPLE MENGAKIKAHKAN ANAK DENGAN MEWAKILKAN ATAU MENYERAHKAN KE PONDOK PESANTREN



Subang -  17/08/2020 salah seorang warga mengAkikahkan 1 ekor kambing ke Ponpes BAROYA AL-MUSRI yg bertempat di kp. Limaratus desa sindangsari kec kasomalang Kabupaten Subang,

Aqiqah merupakan salah satu ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Begitu pentingnya ibadah ini sampai-sampai Rasulullah SAW bersabda :“Setiap anak tergadai dengan aqiqahnya.” (HR. Abu Dawud). 

Maksud dari “tergadaikan” adalah jika anaknya diaqiqahi akan terlepas dari gangguan jin sewaktu kecilnya, dihindarkan dari mara bahaya. Ada juga yang mengatakan agar orang tua mendapat syafaat dari anaknya kelak.

Definisi Aqiqah
Menurut bahasa, Aqiqah artinya memotong. Pada dasarnya adalah rambut yang terdapat pada kepala bayi ketika bayi tersebut keluar dari rahim ibunya. Rambut itu dinamakan aqiqah.

Adapun secara istilah aqiqah ialah hewan yang disembelih karena bayi yang dilahirkan. Hewan sembelihan itu dinamakan dengan Aqiqah karena hewan tersebut disembelih pada hari mencukur rambut bayi.


Hukum Melaksanakan Aqiqah
Aqiqah merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan. Oleh karena itu seorang ayah hendaklah berusaha untuk mengerjakannya. Imam Ahmad pernah berkata tatkala ditanya oleh putranya, Shalih Bin Ahmad tentang seseorang yang tidak memiliki harta untuk melaksanakan aqiqah. Bolehkan ia berhutang demi melaksanakan tepat pada waktunya atau menunda pelaksanaannya hingga mendapatkan kelonggaran. Maka beliau berkata, “Pertimbanganku yang paling berat adalah sebuah hadits yang aku diriwayatkan oleh Samrah : “Seorang bayi tergadaikan dengan aqiqahnya.” Aku lebih senang jika ia berhutang daripada menunda pelaksanaannya, semoga Allah memudahkan pembayaran hutangnya, karena ia telah berusaha menghidupkan sunnah Rasulullah dan mengikuti apa yang beliau bawa.

Aqiqah Setelah Dewasa
Orang tua boleh melaksanakan aqiqah untuk anaknya walaupun mereka sudah baligh. Hal itu dikarenakan aqiqah merupakan tanggung jawab orang tua dan tidak ada batasan kapan akhir pelaksanaannya. Adapun hadits Rasulullah yang menyatakan bahwa : “Beliau menyembelihkan hewan aqiqah untuk Hasan dan Husain pada hari ketujuh dan memberi nama keduanya. ” Adalah menunjukkan waktu yang paling utama, bukan pembatasan waktu pelaksanaannya.



(Andi wijaya)

Kamis, 13 Agustus 2020

Jadwal sholat fardu 5 Waktu



Terjemah Sullam Taufiq di laman ini membahas hukum fiqih berkaitan dengan bersuci, shalat dan waktu shalat lima waktu serta kewajiban setiap penguasa dan orang tua untuk memerintahkan dan memaksa rakyat dan anaknya untuk melaksanakan shalat secara teratur.

Nama kitab: Terjemah Sullamut Taufiq ila Mahabbatillah alat Tahqiq
Penulis: Abdullah bin Husain bin Tohir Ba Alawi Al-Hadhromi Al-Syafi'i (1191-1272 HB/-1777 M)
Penerjemah: A. Fatih Syuhud
Bidang studi: Aqidah, Tasawuf dan Fiqih

Yang Wajib bagi Muslim Mukalaf

Wajib bagi muslim mukalaf (baligh dan berakal) untuk melaksanakan seluruh perintah Allah dan harus melaksanakannya sesuai perintahNya seperti melakukan sesuai rukun dan syaratnya dan menjauhi perkara yang membatalkan. Dan wajib memerintahkan orang tidak melaksanakan kewajiban atau mengamalkan tapi tidak sesuai caranya. Wajib memaksakan apabila mampu kalau tidak maka wajib mengingkari dengan hati apabila tidak mampu memaksa. Ini selemah-lemahnya iman yakni paling sedikitnya kewajiban manusia apabila lemah. Wajib meninggalkan keharaman dan melarang pelaku haram secara paksa apabila mampu. Apabila tidak mampu maka wajib ingkar dengan hati dan menjauh dari tempat maksiat. Perkara haram adalah perkara yang pelakunya diancam oleh Allah dengan siksa dan menjanjikan pahala bagi yang meninggalkannya (kebalikan dari wajib).

Bab Bersuci dan Shalat

Fasal Waktu Shalat Wajib

Termasuk kewajiban adalah lima shalat sehari semalam. 

Zhuhur: waktunya apabila matahari condong yakni condong dari tengah langit ke arah barat sampai bayangan benda sama dengan bendanya selain bayangan istiwa (tengah). 
Ashar: waktunya setelah habisnya zhuhur sampai terbenamnya matahari. 

Maghrib: waktunya dari setelah terbenamnya matahari sampai tenggelamnya syafaq marah.Isya': waktunya dari setelah habisnya waktu maghrib sampai terbitnya fajar shodiq. Subuh: waktunya dari setelah habisnya waktu isya' sampai terbitnya matahari.

Kelima shalat fardhu ini wajib dilakukan pada waktunya oleh setiap muslim yang baligh, berakal sehat, dan suci. Haram mendahulukan shalat dari waktunya atau mengakhirkan dari waktunya tanpa udzur. Apabila muncul perkara baru yang mencegah seperti haid setelah lewat dari awal waktu yang cukup tanpa bersuci bagi yang selamat dari seumpama beser dan perkara yang cukup bagi seumpama sakit beser, maka wajib mengqadhanya. Atau hilang pencegahnya sementara waktunya masih tersisa untuk takbirotul ihram maka shalat wajib dilakukan. Begitu juga wajib shalat yang sebelumnya apabila dijamak bersamanya apabila selamat dari pencega itu memanjang sampai waktu yang cukup untuk itu. 

Fasal: Yang Wajib bagi Orang Tua dan Penguasa

Wajib kifayah bagi wali (orang tua atau yang lain) anak kecil yang tamyiz untuk memerintahkan mereka shalat dan mengajarkan hukum-hukumnya setelah tujuh tahun (qomariyah / hijriyah). Dan memukul mereka apabila meninggalkan shalat setelah usia 10 tahun sebagaimana puasa apabila mampu. Wajib bagi wali untuk mengajarkan anak-anak tentang akidah dan hukum menurut kemampuan si anak dan mengajarkan mereka apa yang wajib setelah baligh dan perkara yang haram dan sunnahnya perkara seperti siwak.

Wajib bagi penguasa yakni Khalifah dan orang yang di bawahnya membunuh orang yang tidak shalat walaupun satu shalat fardhu karena malas setelah diperingati dengan syarat-syaratnya apabila tidak bertaubat (tetap tidak shalat). Hukumnya, dia muslim.

Wajib bagi muslim menyuruh keluarganya yakni istri, anak dan mahramnya untuk shalat dan memaksa mereka melakukannya apabila mereka melanggar. Wajib mengajarkan rukun-rukun shalat, syarat-syarat dan yang membatalkan shalat. Begitu juga setiap orang yang mampu dari yang lain.

(Andi wijaya)
Santri Kreatif BAROYA AL-MUSRI

Mengkaji kitab Sulam Taufiq bersama para ustad dan Kyai


Subang- dalam rangka mengkaji Kitab Sulammut Taufiq yg bertempat di ponpes BAROYA AL-MUSRI yg di hadiri oleh para ustad dan kyai NU, dan pengasuh ponpes di wilayah subang. 

Ada pun yang hadir di acara tersebut 
Ustad Salim Apandi pengasuh ponpes Al Muslimun
Ustad Ade Taryana Sekretaris MWC NU kasomalang. 
Ustad Asep, Ustad mudir, ustad ahmad fauji Abdilah pengasuh ponpes Nurul bayan , Ustad suhendi dan K.H Sirozul munir pengasuh ponpes BAROYA AL-MUSRI. 


Pasal yang wajib bagi muslim mukallaf. 
Setiap orang yang mukallaf (baligh dan berakal) wajib masuk kedalam agama islam dan menetap selama-lamanya serta menjalankan semua hukum-hukumnya.

Topik pembahasan tentang pasal makna 2 kalimat syahadat.

Diantara perkara yang wajib untuk diketahui dan diyakininya adalah dua kalimat syahadat yang wajib ia ucapkan disaat itu juga apabila ia kafir dan didalam sholat apabila ia muslim.

Dua kalimat syahadat itu adalah "Aku bersaksi bahwa tiada tuhan yang berhak untuk disembah dengan sebenar-benarnya kecuali hanya Allah dan bahwasanya nabi Muhammad SAW adalah utusanNya."

Adapun ma’na أشهد ان لا اله الا الله adalah engkau mengetahui, meyakini, mempercayai dan membenarkan bahwasanya tidak ada tuhan yang berhak untuk disembah dengan sebenar-benarnya didalam wujud kecuali hanya Allah.

Yang maha esa, yang maha tunggal, yang maha pertama, yang maha terdahulu, yang maha hidup, yang maha kekal, yang maha abadi, yang maha pencipta, yang maha memberi rizqi, yang maha mengetahui, yang maha kuasa, yang maha memperbuat pada sesuatu yang dikehendaki.

Apapun yang diinginkanNya wujud, maka akan terwujud. Dan apapun yang tidak diinginkanNya wujud, maka tidak akan terwujud. Dan tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolonganNya yang maha tinggi lagi maha agung.

Dia bersifat dengan semua sifat kesempurnaan dan disucikan dari semua kekurangan dan tidak ada sesuatu apapun yang menyamaiNya dan Dia maha mendengar lagi maha melihat.

Dia adalah terdahulu dan selainNya adalah baharu. Dan Dia adalah yang menciptakan dan selainNya adalah yang diciptakan.

KalamNya adalah terdahulu sebagaimana sifat-sifatNya karena sesungguhnya Dia (maha suci Dia) berbeda dengan seluruh makhluk didalam dzat, sifat dan perbuatan.

Maha suci dan maha tinggi Dia dari apa-apa yang diucapkan oleh orang-orang yang zholim dengan ketinggian yang besar.

Dan adapun ma’na أشهد أن محمدا رسول الله adalah engkau mengetahui, meyakini, mempercayai dan membenarkan bahwasanya junjungan dan nabi kita Muhammad SAW bin Abdullah bin Abdul muththolib bin Hasyim bin Abdu manaf yang bersuku quraisy adalah hamba dan utusan Allah kepada seluruh makhluk.

Beliau dilahirkan dan diutus di mekah dan beliau hijrah ke madinah dan dikuburkan disana.

Beliau SAW adalah benar di dalam seluruh kabar yang telah disampaikannya.


(Andi wijaya, M. Nugraha A.Y, Darul Muttaqin)
Team Kreatif Santri BAROYA AL-MUSRI

Senin, 10 Agustus 2020

Pondok pesantren AL Muslimun Al musri 1. Didik santri jadi seorang santripreuner.


SUBANG- 10/08/2020 Berbicara pondok pesantren selalu identik dengan pembelajaran yang difokuskan hanya pada ilmu agama.

Namun berbeda dengan Ponpes Al Muslimun Al musri 1.

Pondok pesantren yang berada di Desa Cimanglid, Kecamatan Kasomalang, Kabupaten Subang
 itu memiliki banyak inovasi pembelajaran, untuk mengasah santrinya memiliki ketrampilan.

Semangat yang diusung adalah agrikultur, pemanfaatan sumber daya alam hayati yang ada di sekitar, kemudian digunakan untuk menghasilkan bahan pangan dan sumber energi.

Di antaranya, bergerak di bidang pertanian, dan peternakan.

Semua unit usaha tersebut masing-masing dikelola secara mandiri oleh kurang-lebih 60 santri.

Selain ilmu agama mendalam, di Pondok Pesantren Al Muslimun Al musri 1, para santri dibekali dengan pengetahuan tata cara berwirausaha, atau santripreneur.

"Harapannya, santri pulang ke kampung halaman, bukan hanya pintar mengaji, tetapi memiliki skill dan ketrampilan". Kata KH. Salim Apandi selaku pengurus ponpes

Ponpes Al Muslimun Al musri 1 berbeda dengan ponpes pada umumnya, Lebih mengedepankan pendidikan berbasis karakter. Artinya, santri yang mondok selain mengaji ilmu agama, akan dibimbing juga pemahaman usaha sekaligus praktek langsung.

Sementara itu, Pengurus Ponpes Al Muslimun Al musri 1 KH. Salim Apandi mengatakan, visi dan misi yang diemban pesantren adalah agar para santri menjadi insan yang berkualitas, bermanfaat di masyarakat dan mandiri.

Sebab itu, santri diberikan skill dan keterampilan usaha. Pungkasnya

(Andi wijaya) 
Team Kreatif Santri BAROYA AL-MUSRI


8 SIFAT WANITA TERBAIK BERIKUT INI